
Majalah Banten – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Selasa siang (12/8/2025) membuat sejumlah kawasan lumpuh. Genangan air dengan ketinggian bervariasi merendam permukiman dan ruas jalan utama, sementara pohon tumbang memutus aliran listrik serta mengganggu akses transportasi. Cuaca ekstrem mulai mengguyur sekitar pukul 12.10 WIB dan terus berlangsung selama berjam-jam. Hingga pukul 18.00 WIB, Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Tangerang mencatat dampak cukup parah di berbagai titik.
Baca Juga : Target Tinggi Mitsubishi Expander ‘Goyang’ Avanza
Pohon Tumbang & Gangguan Listrik
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, melaporkan adanya pohon tumbang di Jalan Wanamulya Utama, Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, pada pukul 15.36 WIB. Pohon tersebut menimpa kabel listrik sehingga aliran terputus. “Kabel listrik saat ini sudah ditangani oleh Disbudpar dan PLN,” ujar Andia.
Titik Genangan Air
Hujan deras memicu genangan air dengan ketinggian berbeda-beda di sejumlah lokasi:
-
Jatiuwung – Perumahan Magnolia, Kel. Jatake: sempat mencapai 80 cm pukul 14.22 WIB (kini surut).
-
Periuk – Jembatan Alamanda, Kel. Gebang Raya & Jembatan Perum Total Persada RW 08, Kel. Gembor: genangan 30 cm sekitar pukul 17.49–17.58 WIB.
-
Keroncong – Jalan Caplang Baru: genangan 30 cm pukul 16.35 WIB.
-
Cibodas – Underpass Taman Cibodas (40–60 cm), Jalan Darmawangsa & Perum Taman Cibodas (10–40 cm).
-
Larangan – Perum Cipulir Estate, Kel. Cipadu: genangan 30 cm pukul 17.44 WIB.
Status Tinggi Muka Air (TMA)
Sejumlah titik pemantauan air masih berstatus Siaga hingga Siaga I, di antaranya:
-
Perum Karang Tengah – Siaga I, TMA 211 cm
-
Pinang Griya Permai – Siaga, TMA 300 cm
-
Duren Villa – Siaga I, TMA 285 cm
-
Jembatan Polor – Siaga I, TMA 397 cm
-
Kali Ledug – Siaga I, TMA 290 cm
-
Jembatan Alamanda – Siaga I, TMA 380 cm
-
Taman Cibodas – Siaga I, TMA 300 cm
Upaya Penanganan
BPBD Kota Tangerang bersama tim siaga, aparat kelurahan, dan relawan telah melakukan koordinasi intensif sejak siang hari. Perahu karet dan personel evakuasi disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan warga harus dipindahkan dari lokasi terdampak.
Fokus utama saat ini adalah:
-
Mengurai kemacetan akibat genangan air di sejumlah ruas jalan.
-
Memperkuat penahan aliran air di kawasan rawan, khususnya Perum Total Persada, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk.
-
Memastikan keamanan jaringan listrik di lokasi yang terdampak pohon tumbang atau kabel terendam air.
Potensi Dampak dan Imbauan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Kondisi ini berpotensi memicu banjir, genangan, hingga tanah longsor di beberapa titik dengan kontur tanah labil.
BPBD mengimbau masyarakat untuk:
-
Menghindari perjalanan melewati jalur rawan banjir.
-
Menjauh dari pohon besar dan tiang listrik saat hujan deras disertai angin kencang.
-
Menyimpan dokumen penting di tempat aman dan kedap air.
-
Segera melapor jika terjadi kondisi darurat melalui layanan 112 atau posko terdekat.
Dengan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.





